Kembali ke Beranda
11

Pemetaan Assessment

Pemetaan assessment mata kuliah Pengantar Kewirausahaan Syariah disusun untuk memastikan bahwa setiap instrumen penilaian memiliki keterkaitan langsung dengan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), level Taksonomi Bloom, serta indikator ketercapaian yang telah ditetapkan. Melalui pemetaan ini, proses penilaian dapat dilakukan secara terukur, objektif, transparan, dan akuntabel.

Assessment dirancang dengan mengombinasikan penilaian formatif dan penilaian sumatif, mencakup kuis, partisipasi, makalah, studi kasus bisnis, presentasi, portofolio, debat akademik, proyek kolaboratif, UTS, dan UAS. Seluruh instrumen diarahkan untuk mengukur kemampuan mahasiswa dalam memahami konsep kewirausahaan syariah, menganalisis peluang dan kelayakan usaha, mengevaluasi model bisnis, serta menghasilkan business plan atau produk kreatif berbasis nilai-nilai Islam.

CPMK-1 C2 Memahami assessment konseptual
Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar Kewirausahaan Syariah, meliputi pengertian, ruang lingkup, karakteristik wirausaha, jiwa dan sikap wirausaha (entrepreneurial mindset), teori kreativitas dan inovasi, identifikasi peluang usaha, serta etika bisnis Islam dan nilai-nilai kewirausahaan dalam perspektif Al-Qur'an dan As-Sunnah.
  • Kuis konsep dasar — digunakan untuk mengukur pemahaman awal mahasiswa terhadap istilah, ruang lingkup, dan prinsip dasar kewirausahaan syariah, karakteristik wirausaha, dan etika bisnis Islam.
  • Makalah ringkas — digunakan untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam menjelaskan perbedaan kewirausahaan syariah dan kewirausahaan konvensional secara sistematis.
  • Partisipasi kelas — digunakan untuk menilai keaktifan mahasiswa dalam diskusi, tanya jawab, dan refleksi terhadap konsep kewirausahaan syariah dan jiwa wirausaha.
  • UTS — digunakan untuk mengukur penguasaan konsep dasar, karakteristik wirausaha, kreativitas, inovasi, dan etika bisnis syariah dalam perspektif Islam.
📋 Instrumen: Kuis, Makalah, Partisipasi, UTS 🎯 Bentuk: Formatif & Sumatif
CPMK-2 C4 Menganalisis assessment analitis
Mahasiswa mampu menganalisis peluang usaha dan merancang model bisnis dalam perspektif syariah dengan menggunakan pendekatan analisis pasar, analisis pesaing, studi kelayakan bisnis, serta perancangan business plan yang mencakup aspek pemasaran syariah, operasional, sumber daya manusia, keuangan, dan manajemen risiko yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam.
  • Studi kasus bisnis — digunakan untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam menganalisis peluang usaha, pasar, pesaing, dan kelayakan bisnis secara kontekstual.
  • Laporan analisis — digunakan untuk mengukur kedalaman analisis mahasiswa terhadap peluang usaha halal dan perancangan model bisnis syariah.
  • Portofolio — digunakan untuk menilai proses belajar mahasiswa dalam mengumpulkan, mengolah, dan merefleksikan data atau literatur kewirausahaan syariah.
  • Presentasi kelompok — digunakan untuk menilai kemampuan komunikasi bisnis, kerja sama tim, dan argumentasi berbasis teori kewirausahaan Islam.
📋 Instrumen: Studi Kasus, Laporan, Portofolio, Presentasi 🎯 Bentuk: Case Method
CPMK-3 C5 Mengevaluasi assessment kritis
Mahasiswa mampu mengevaluasi berbagai model dan strategi kewirausahaan dalam perspektif Islam serta mengkritisi praktik-praktik bisnis kontemporer (seperti pemasaran digital, manajemen keuangan, manajemen risiko, dan keberlanjutan usaha) dengan pendekatan kritis dan berimbang sesuai dengan nilai-nilai Islam, etika bisnis, dan maqashid syariah.
  • Debat akademik — digunakan untuk mengukur kemampuan mahasiswa dalam menyusun argumen kritis terhadap isu strategi bisnis, etika usaha, dan model kewirausahaan.
  • Artikel ilmiah populer — digunakan untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam menulis evaluasi terhadap fenomena bisnis kontemporer dari perspektif Islam.
  • Seminar kelas — digunakan untuk mengukur kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan hasil evaluasi, mempertahankan argumen, dan merespons kritik akademik.
  • Review kebijakan — digunakan untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam mengevaluasi model bisnis, strategi pemasaran, dan manajemen risiko berdasarkan prinsip keadilan, kejujuran, dan maqashid syariah.
📋 Instrumen: Debat, Artikel, Seminar, Review Kebijakan 🎯 Bentuk: Evaluasi Kritis
CPMK-4 C6 Mencipta assessment proyek
Mahasiswa mampu menghasilkan karya ilmiah, business plan, atau produk kreatif berbasis kajian Kewirausahaan Syariah secara kolaboratif, yang mencakup analisis peluang usaha, perancangan model bisnis halal, pengembangan materi edukasi kewirausahaan, atau program pemberdayaan UMKM yang inovatif dan sesuai dengan nilai-nilai Islam serta kebutuhan masyarakat dan ekonomi umat.
  • Team-Based Project — digunakan untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam bekerja sama merancang dan menghasilkan business plan atau produk berbasis kewirausahaan syariah.
  • Business plan atau produk edukasi digital — digunakan untuk menilai kreativitas, akurasi konten, kualitas desain, dan relevansi produk dengan kebutuhan literasi kewirausahaan syariah.
  • Presentasi proyek akhir — digunakan untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam memaparkan ide, proses, hasil, dan dampak proyek secara akademik.
  • UAS berbasis proyek — digunakan untuk mengukur capaian akhir mahasiswa dalam menciptakan business plan atau karya yang aplikatif, kolaboratif, dan sesuai dengan prinsip kewirausahaan Islam.
📋 Instrumen: Project, Produk Digital, Presentasi, UAS 🎯 Bentuk: Team-Based Project

📊 Matriks Pemetaan Assessment

CPMK Level Bloom Bentuk Assessment Instrumen Waktu
CPMK-1 C2 Memahami Assessment Konseptual
Kuis Makalah Partisipasi UTS
Minggu 1–8
CPMK-2 C4 Menganalisis Case Method
Studi Kasus Laporan Portofolio Presentasi
Minggu 3–10
CPMK-3 C5 Mengevaluasi Evaluasi Kritis
Debat Artikel Seminar Review
Minggu 9–13
CPMK-4 C6 Mencipta Team-Based Project
Project Produk Digital Presentasi UAS
Minggu 12–16
Assessment dirancang untuk mendukung ketercapaian CPMK secara bertahap dari C2 hingga C6

⚖️ Distribusi Bobot Assessment

Komponen Penilaian CPMK Terkait Bobot Keterangan
Partisipasi dan Aktivitas Kelas CPMK-1 CPMK-2 10% Keaktifan diskusi, tanya jawab, refleksi, dan kontribusi dalam pembelajaran kewirausahaan syariah.
Kuis dan Tugas Individu CPMK-1 15% Penguasaan konsep dasar, karakteristik wirausaha, etika bisnis, dan jiwa wirausaha syariah.
Studi Kasus dan Portofolio CPMK-2 20% Analisis peluang usaha, studi kelayakan, perancangan model bisnis, dan Business Model Canvas.
Makalah, Debat, dan Seminar CPMK-3 20% Evaluasi model bisnis, strategi pemasaran, manajemen keuangan, dan risiko usaha dalam perspektif Islam.
UTS CPMK-1 CPMK-2 15% Evaluasi sumatif tengah semester atas penguasaan konsep dan kemampuan analisis peluang usaha.
Project dan UAS CPMK-4 20% Business plan, produk kreatif, media edukasi, atau program pemberdayaan UMKM syariah.

📌 Catatan Pemetaan Assessment:

  • • Setiap assessment disusun berdasarkan prinsip constructive alignment, yaitu keselarasan antara CPMK, aktivitas pembelajaran, instrumen penilaian, dan rubrik.
  • • Assessment formatif digunakan untuk memantau perkembangan belajar mahasiswa selama proses perkuliahan, sedangkan assessment sumatif digunakan untuk mengukur capaian akhir pada UTS dan UAS.
  • • Instrumen penilaian berbasis Case Method dan Team-Based Project mendukung implementasi IKU 7 melalui pembelajaran kolaboratif dan partisipatif.
Pemetaan Assessment · Formatif · Sumatif · Project