โ† Kembali ke Beranda
22

Pemetaan KKNI Level 6

Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia

Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Level 6 merupakan jenjang kualifikasi yang setara dengan lulusan program Sarjana (S1). Pada level ini, lulusan diharapkan memiliki kemampuan untuk menguasai konsep teoretis suatu bidang pengetahuan secara mendalam, menerapkan pengetahuan tersebut dalam menyelesaikan masalah yang kompleks, serta memiliki sikap dan tanggung jawab yang sesuai dengan profesinya dalam bidang studi hadis.

Pemetaan KKNI Level 6 pada mata kuliah Pengantar Ilmu Hadis mencakup 4 (empat) dimensi utama, yaitu Penguasaan Pengetahuan, Kemampuan Kerja, Sikap, dan Wewenang serta Tanggung Jawab. Keempat dimensi ini secara terintegrasi dirumuskan dalam Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) yang telah ditetapkan dalam konteks ulumul hadis dan kritik sanad-matan.

Dengan pemetaan ini, diharapkan lulusan mata kuliah Pengantar Ilmu Hadis memiliki kompetensi yang utuh, tidak hanya dalam aspek pengetahuan teoretis tentang hadis, tetapi juga dalam keterampilan praktis mengkritisi sanad dan matan, sikap profesional sebagai akademisi dan dai, serta tanggung jawab sosial sebagai bagian dari masyarakat dan umat Islam di Indonesia.

๐Ÿ“š
Penguasaan Pengetahuan
Mahasiswa mampu menguasai konsep teoretis Ulumul Hadis secara umum dan mendalam, mencakup:
  • Konsep dasar dan ruang lingkup Ulumul Hadis โ€” memahami definisi, sejarah perkembangan hadis, proses kodifikasi, dan hubungannya dengan ilmu-ilmu keislaman lainnya, serta urgensi mempelajari hadis dalam konteks keislaman dan kemodernan.
  • Teori sanad dan matan โ€” menguasai struktur sanad, istilah-istilah periwayatan, metodologi kritik sanad, serta pemahaman mendalam tentang matan dan syarah hadis, termasuk implikasinya terhadap otentisitas dan pemahaman hadis.
  • Jarh wa ta'dil dan 'ilal hadis โ€” memahami kriteria penilaian perawi, tingkatan jarh wa ta'dil, identifikasi 'ilal (cacat) dalam sanad dan matan, serta gair al-mahfuz (penyimpangan) dan dampaknya terhadap kualitas hadis.
  • Metodologi kritik hadis โ€” menguasai metode kritik sanad (riwayah) dan matan (dirayah), serta kemampuan membandingkan dan mengevaluasi kelebihan dan kelemahan masing-masing metode dalam kajian ulumul hadis.
  • Etika dan nilai-nilai hadis โ€” memahami prinsip-prinsip etika dalam periwayatan dan kritik hadis, nilai-nilai moderasi, keadilan, toleransi, dan kemaslahatan yang terkandung dalam hadis, serta relevansinya dengan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.
โšก
Kemampuan Kerja
Mahasiswa mampu menganalisis, memecahkan masalah, mengambil keputusan akademik, dan menghasilkan karya di bidang Ilmu Hadis, dengan rincian:
  • Menganalisis โ€” mampu mengkaji secara kritis teks hadis dengan menggunakan pendekatan sanad, matan, jarh wa ta'dil, dan 'ilal, serta mengidentifikasi perbedaan pendapat ulama dalam menilai kualitas suatu hadis.
  • Memecahkan masalah โ€” mampu merumuskan solusi atas permasalahan keagamaan dan sosial kontemporer (seperti isu kesehatan, ekonomi, pendidikan) dengan mengacu pada nilai-nilai dan prinsip-prinsip hadis, serta memberikan rekomendasi yang aplikatif dan kontekstual.
  • Mengambil keputusan akademik โ€” mampu membuat keputusan berbasis data dan analisis ilmiah dalam konteks penelitian hadis, pengembangan materi dakwah, dan perancangan kurikulum pendidikan Islam berbasis hadis.
  • Menghasilkan karya โ€” mampu menyusun karya ilmiah (artikel, proposal penelitian, buku) dan mengembangkan produk kreatif (video dakwah, infografik, podcast, modul pembelajaran) yang inovatif dan sesuai dengan nilai-nilai hadis.
๐Ÿงญ
Sikap
Mahasiswa memiliki sikap yang mencerminkan nilai-nilai keislaman dan profesionalisme dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, meliputi:
  • Religius โ€” bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menginternalisasi nilai-nilai hadis dalam setiap aktivitas akademik dan profesional, serta menjadikan hadis sebagai pedoman utama dalam berpikir dan bertindak.
  • Jujur dan Objektif โ€” menjunjung tinggi kejujuran, keadilan, dan objektivitas dalam kritik sanad dan matan, serta menghindari interpretasi yang tendensius atau subjektif dalam menilai kualitas hadis.
  • Bertanggung Jawab โ€” memiliki komitmen terhadap kualitas karya ilmiah, ketepatan waktu penyelesaian tugas, dan dampak dari pemikiran dan dakwah berbasis hadis terhadap masyarakat.
  • Kolaboratif โ€” mampu bekerja sama dalam tim lintas disiplin (misalnya dengan ilmu sosial, sains, atau pendidikan), menghargai perbedaan pendapat, dan berkontribusi secara aktif dalam mencapai tujuan bersama dalam kajian hadis.
  • Toleran dan Moderat โ€” menghormati perbedaan pemahaman keagamaan, menjunjung tinggi nilai-nilai moderasi, dan mengedepankan dialog serta kerukunan antarumat beragama dalam konteks masyarakat Indonesia yang majemuk.
๐Ÿ›๏ธ
Wewenang dan Tanggung Jawab
Mahasiswa memiliki tanggung jawab atas hasil belajar dan karya yang dihasilkan, serta mampu menjalankan wewenang dalam konteks akademik dan profesional, mencakup:
  • Hasil belajar individu โ€” bertanggung jawab atas pencapaian kompetensi pribadi melalui tugas-tugas akademik, kuis, dan ujian, serta melakukan refleksi diri untuk perbaikan berkelanjutan dalam memahami dan mengkritisi hadis.
  • Hasil belajar kelompok โ€” bertanggung jawab atas kontribusi dan kolaborasi dalam tim, termasuk dalam proyek riset tematik hadis, studi kasus sanad dan matan, serta presentasi, dan memastikan bahwa setiap anggota tim berpartisipasi aktif dan mencapai tujuan bersama.
  • Kualitas dan ketepatan waktu โ€” bertanggung jawab untuk menyelesaikan tugas-tugas akademik dengan kualitas terbaik dan tepat waktu, serta menjaga standar etika akademik dalam setiap karya yang dihasilkan di bidang hadis.
  • Integritas akademik dan etika penelitian โ€” bertanggung jawab untuk menjunjung tinggi kejujuran akademik, menghindari plagiarisme, dan menerapkan etika penelitian yang sesuai dengan prinsip-prinsip ilmiah dan nilai-nilai Islam dalam kajian hadis.
  • Dampak sosial dan keagamaan โ€” memiliki kesadaran bahwa setiap keputusan dan karya di bidang Ilmu Hadis memiliki implikasi sosial dan keagamaan, sehingga bertanggung jawab untuk memberikan kontribusi positif bagi pengembangan pemikiran Islam dan kemaslahatan umat.
๐Ÿ”— Matriks KKNI Level 6 โ†’ CPL
Dimensi KKNI Level 6 CPL Terkait CPMK yang Mendukung
Penguasaan Pengetahuan P-1, P-2, P-3, P-4 CPMK-1, CPMK-2, CPMK-3
Kemampuan Kerja KU-1, KU-2, KU-3, KU-4, KU-5, KK-1, KK-2, KK-3, KK-4 CPMK-2, CPMK-3, CPMK-4
Sikap S-1, S-2, S-3, S-4 CPMK-1, CPMK-2, CPMK-3, CPMK-4
Wewenang dan Tanggung Jawab S-4, KU-3, KK-3, KK-4 CPMK-4
Seluruh dimensi KKNI Level 6 terpetakan ke dalam CPL dan CPMK secara terintegrasi
๐Ÿ’ผ Relevansi dengan Dunia Profesi
  • โ€ข Akademisi dan Peneliti Hadis โ€” kemampuan mengkaji dan mengembangkan keilmuan ulumul hadis, kritik sanad dan matan secara ilmiah.
  • โ€ข Pendidik dan Pengajar โ€” keahlian dalam mengajar ilmu hadis di perguruan tinggi, pesantren, dan lembaga pendidikan Islam.
  • โ€ข Konsultan dan Dai โ€” kompetensi dalam memberikan bimbingan keagamaan dan dakwah berbasis hadis yang kontekstual.
  • โ€ข Pengembang Media Dakwah Digital โ€” kemampuan menghasilkan konten kreatif dan inovatif untuk menyebarkan pesan-pesan hadis di era digital.
๐ŸŒ Kontribusi pada Masyarakat
  • โ€ข Penguatan pemahaman keislaman โ€” membantu masyarakat memahami hadis secara benar, kontekstual, dan sesuai dengan kaidah kritik sanad-matan.
  • โ€ข Moderasi dan toleransi โ€” mempromosikan nilai-nilai moderasi, keadilan, dan kerukunan antarumat beragama berbasis hadis.
  • โ€ข Edukasi publik โ€” meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hadis sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah Al-Qur'an.
  • โ€ข Pengembangan kurikulum โ€” berkontribusi dalam perancangan kurikulum pendidikan agama Islam yang berbasis hadis dan ulumul hadis.

๐Ÿ“Œ Catatan Pemetaan KKNI Level 6:

  • โ€ข Kesesuaian dengan SN-Dikti โ€” pemetaan KKNI Level 6 pada mata kuliah ini selaras dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) yang mengatur tentang capaian pembelajaran lulusan pada jenjang Sarjana (S1) dalam bidang Ilmu Hadis.
  • โ€ข Integrasi dengan CPL dan CPMK โ€” seluruh dimensi KKNI Level 6 telah dijabarkan ke dalam CPL dan CPMK secara terstruktur, memastikan bahwa kompetensi yang diharapkan dapat dicapai melalui proses pembelajaran yang terencana dalam kajian ulumul hadis.
  • โ€ข Pengembangan Karakter Qur'ani dan Hadisi โ€” dimensi sikap dan tanggung jawab pada KKNI Level 6 menekankan pentingnya pengembangan karakter dan kepribadian mahasiswa, yang sangat relevan dengan nilai-nilai hadis dan kebutuhan masyarakat Indonesia.
  • โ€ข Kesiapan Kerja dan Dakwah โ€” dengan menguasai seluruh dimensi KKNI Level 6, lulusan diharapkan memiliki kesiapan yang lebih baik untuk memasuki dunia kerja, baik sebagai praktisi, akademisi, peneliti, maupun dai di bidang studi hadis dan pengembangan dakwah Islam.
4
Dimensi KKNI Level 6
17
CPL yang Terpetakan
4
CPMK Pendukung
S1
Jenjang KKNI Level 6
โ€ข 4 dimensi KKNI Level 6 ยท Terintegrasi dengan CPL dan CPMK โ€ข