โ† Kembali ke Beranda
16

Implementasi MBKM

Merdeka Belajar โ€“ Kampus Merdeka

Merdeka Belajar โ€“ Kampus Merdeka (MBKM) merupakan kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang memberikan hak kepada mahasiswa untuk belajar di luar program studi selama tiga semester, serta memberikan kebebasan kepada perguruan tinggi untuk merancang dan mengimplementasikan kurikulum yang inovatif, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.

Pada mata kuliah Pengantar Ilmu Hadis, implementasi MBKM diwujudkan melalui 7 (tujuh) bentuk pembelajaran yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang kontekstual, aplikatif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi abad ke-21 dalam kajian hadis. Ketujuh bentuk pembelajaran ini mencakup pendekatan kolaboratif, berbasis proyek, riset, dan digital, yang secara keseluruhan mendukung pencapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) dalam studi ulumul hadis.

Implementasi MBKM dalam mata kuliah ini juga selaras dengan IKU 7 (pembelajaran kolaboratif dan partisipatif) serta mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas (SDG 4) dan kemitraan untuk mencapai tujuan (SDG 17), dengan membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan untuk dunia profesional di bidang keislaman, dakwah, dan pendidikan hadis.

๐Ÿ“š 7 Bentuk Pembelajaran MBKM dalam Pengantar Ilmu Hadis
1
Case Method
Pembelajaran berbasis studi kasus hadis-hadis Nabi dan permasalahan kritik sanad-matan kontemporer. Mahasiswa menganalisis sanad, matan, 'ilal, atau perbandingan syarah, lalu merumuskan pemahaman yang komprehensif dan kontekstual tentang status dan makna hadis.
๐Ÿ”
2
Team-Based Project
Proyek kolaboratif berbasis tim yang mengembangkan media dakwah dan pendidikan hadis (video, podcast, infografik, atau website). Mahasiswa belajar merencanakan, mendistribusikan peran, dan menghasilkan produk kreatif secara kolektif berbasis kajian hadis.
๐Ÿš€
3
Mini Research
Penelitian sederhana di bidang ulumul hadis dan studi tematik hadis. Mahasiswa merumuskan masalah, mengumpulkan data (kajian pustaka kitab hadis dan syarah), menganalisis sanad dan matan, dan menyusun laporan penelitian dengan pendekatan ilmiah yang terstruktur.
๐Ÿ“Š
4
Collaborative Learning
Pembelajaran yang menekankan pada kerja sama lintas kelompok dalam diskusi, debat, dan peer assessment tentang kritik hadis. Mahasiswa saling bertukar gagasan tentang sanad dan matan, memberi umpan balik, dan membangun pemahaman bersama tentang ulumul hadis.
๐Ÿค
5
Digital Learning
Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, termasuk LMS, aplikasi hadis digital (Lidwa Pustaka, Dorar.net), software analisis sanad, dan basis data hadis tematik. Mahasiswa belajar menggunakan alat-alat digital yang relevan dengan studi hadis dan dakwah digital.
๐Ÿ’ป
6
Project-Based Learning
Pembelajaran berbasis proyek terstruktur yang menghasilkan produk kreatif sebagai luaran akhir. Mahasiswa merancang dan mengembangkan modul pembelajaran hadis, kampanye dakwah, atau infografik tematik hadis Nabi.
๐Ÿ“
7
Scientific Presentation
Presentasi ilmiah hasil riset dan proyek dalam forum seminar akademik. Mahasiswa mengembangkan keterampilan komunikasi publik, mempertahankan argumen, dan menyampaikan gagasan tentang hadis secara sistematis di hadapan dosen dan rekan sejawat.
๐ŸŽค
๐Ÿ“… Penerapan MBKM dalam 16 Pertemuan
Bentuk MBKM Pertemuan Aktivitas Spesifik
Case Method Pertemuan 3, 4, 5, 9 Studi kasus sanad, matan, 'ilal hadis, perbandingan metode kritik
Team-Based Project Pertemuan 13โ€“15 Pengembangan media dakwah digital berbasis hadis, presentasi proyek
Mini Research Pertemuan 10โ€“12 Riset tematik hadis, penyusunan artikel ilmiah tentang sanad dan matan
Collaborative Learning Pertemuan 2, 6, 12 Diskusi kelompok, debat metodologi kritik hadis, peer assessment
Digital Learning Sepanjang Semester LMS, Lidwa Pustaka, Dorar.net, Maktabah Syamilah, Google Scholar
Project-Based Learning Pertemuan 14 Pengembangan produk kreatif (video, infografik, e-book, dsb.) berbasis hadis
Scientific Presentation Pertemuan 9, 10, 11, 15 Seminar, presentasi hasil riset dan proyek dakwah berbasis hadis
Seluruh 7 bentuk MBKM terintegrasi dalam 16 pertemuan perkuliahan
๐ŸŽฏ Manfaat MBKM bagi Mahasiswa
  • โ€ข Pengalaman konkret โ€” belajar melalui kajian sanad, matan, dan proyek dakwah berbasis hadis yang aplikatif.
  • โ€ข Keterampilan abad 21 โ€” kolaborasi, komunikasi, kreativitas, dan berpikir kritis dalam konteks keislaman dan studi hadis.
  • โ€ข Portofolio profesional โ€” produk kreatif yang dapat ditampilkan di dunia dakwah dan pendidikan hadis.
  • โ€ข Kemandirian belajar โ€” mahasiswa menjadi subjek aktif dalam proses pembelajaran hadis.
  • โ€ข Relevansi dakwah digital โ€” keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.
๐Ÿ”— Sinergi MBKM dengan CPMK
  • โ€ข CPMK-1 โ€” Case Method dan Collaborative Learning untuk pemahaman konsep Ulumul Hadis.
  • โ€ข CPMK-2 โ€” Case Method dan Mini Research untuk analisis sanad, matan, dan 'ilal hadis.
  • โ€ข CPMK-3 โ€” Mini Research dan Scientific Presentation untuk evaluasi metode kritik hadis.
  • โ€ข CPMK-4 โ€” Team-Based Project dan Project-Based Learning untuk kreasi produk dakwah berbasis hadis.

๐Ÿ“Œ Catatan Implementasi MBKM:

  • โ€ข Fleksibilitas โ€” 7 bentuk MBKM memberikan keleluasaan bagi dosen untuk memilih strategi yang paling sesuai dengan materi dan kebutuhan mahasiswa, serta memberikan variasi pengalaman belajar yang kaya dalam kajian hadis.
  • โ€ข Ketercapaian CPMK โ€” setiap bentuk MBKM dirancang untuk mendukung pencapaian minimal satu CPMK, memastikan bahwa seluruh kompetensi yang diharapkan dapat tercapai secara terukur.
  • โ€ข Integrasi dengan IKU 7 โ€” Case Method (35%) dan Team-Based Project (25%) yang merupakan bagian dari MBKM sekaligus menjadi pilar utama IKU 7, sehingga implementasi MBKM dan IKU 7 berjalan secara sinergis dalam pembelajaran hadis.
  • โ€ข Penilaian Autentik โ€” penilaian dalam MBKM tidak hanya berbasis tes tertulis, tetapi juga mencakup portofolio, produk kreatif, presentasi, dan peer assessment, memberikan gambaran capaian yang lebih komprehensif dalam kajian sanad, matan, dan kritik hadis.
7
Bentuk MBKM
16
Pertemuan Terintegrasi
100%
Pembelajaran Aktif & Kolaboratif
4
CPMK yang Didukung
โ€ข MBKM ยท Kurikulum 2024 ยท OBE ยท IKU 7 โ€ข