Indikator Kinerja Utama (IKU) 7 merupakan salah satu indikator dalam kebijakan Merdeka Belajar โ Kampus Merdeka yang mengukur capaian pembelajaran dalam bentuk aktivitas kolaboratif dan partisipatif.
IKU 7 menekankan bahwa setidaknya 50% dari total aktivitas pembelajaran harus berupa Case Method dan Team-Based Project (TBP).
Pada mata kuliah Pengantar Ilmu Hadis, implementasi IKU 7 dirancang secara terintegrasi dengan seluruh 16 pertemuan, memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoretis tentang Ulumul Hadis, tetapi juga mengembangkan keterampilan kolaboratif, analitis, dan kreatif melalui pengalaman belajar yang aktif dan berbasis proyek dalam mengkaji sanad, matan, dan kritik hadis.
Implementasi ini mencakup aktivitas kolaboratif yang beragam, luaran pembelajaran berupa produk-produk kreatif dakwah dan pendidikan hadis, serta distribusi persentase yang memenuhi target IKU 7. Seluruh aktivitas dirancang untuk mencapai total 100% pembelajaran kolaboratif, dengan porsi Case Method (35%) dan Team-Based Project (25%) mencapai 60%.
๐ค Bentuk Aktivitas Kolaboratif
-
1
Diskusi kelompok โ analisis hadis-hadis Nabi dengan pendekatan sanad dan matan, serta perbandingan syarah (penjelasan) dari berbagai ulama. Mahasiswa berbagi gagasan, mempertajam argumen, dan merumuskan kesimpulan bersama tentang status dan pemahaman suatu hadis.
-
2
Studi kasus โ identifikasi, analisis, dan evaluasi kasus-kasus kontemporer dalam kajian hadis (seperti isu kesehatan, ekonomi, dan sosial) serta perbedaan pendapat ulama dalam menilai kualitas hadis. Mahasiswa bekerja dalam tim untuk menggali literatur kitab hadis dan merumuskan solusi yang aplikatif.
-
3
Pembelajaran kolaboratif โ diskusi lintas kelompok untuk membandingkan pemikiran ulama hadis klasik (seperti al-Bukhari, Muslim) dan modern (seperti al-Albani, contemporary scholars). Mahasiswa saling memberi umpan balik dan belajar dari perspektif berbeda dalam kritik sanad dan matan.
-
4
Proyek kelompok โ pengembangan media dakwah dan pendidikan berbasis hadis (video, podcast, infografik, atau website). Tim berkolaborasi dari perencanaan, eksekusi, hingga presentasi akhir di hadapan forum akademik.
-
5
Presentasi ilmiah โ penyampaian hasil riset tematik dan proyek dakwah berbasis hadis dalam forum seminar. Mahasiswa belajar mengomunikasikan gagasan tentang hadis secara efektif, mempertahankan argumen, dan menerima masukan dari audiens.
-
6
Peer assessment โ evaluasi antarteman terhadap kualitas presentasi, makalah, dan produk dakwah berbasis hadis. Mahasiswa mengembangkan kemampuan menilai secara objektif dan memberikan umpan balik konstruktif berdasarkan kaidah keilmuan dan nilai-nilai Islam.
๐ฏ Luaran Pembelajaran
Setiap kelompok menghasilkan minimal satu produk kreatif yang mencerminkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai hadis dalam konteks dakwah dan pendidikan. Produk-produk ini menjadi portofolio karya yang dapat digunakan sebagai bukti capaian pembelajaran dan bekal memasuki dunia profesional di bidang keislaman dan dakwah digital.
๐ฌ Video Edukasi
kajian tematik atau syarah hadis
๐๏ธ Podcast
kajian hadis atau ulumul hadis
๐ Infografik
visualisasi sanad dan matan hadis
๐ผ๏ธ Poster Akademik
hasil riset dan kajian hadis
๐ Artikel Ilmiah
riset tematik atau metodologi kritik hadis
๐ E-book
panduan belajar hadis atau syarah
๐ Website Sederhana
portal dakwah atau pembelajaran hadis
๐ฑ Modul Digital
bahan ajar interaktif hadis
Setiap kelompok menghasilkan minimal satu produk
๐ Persentase Aktivitas Kolaboratif
Distribusi aktivitas pembelajaran selama satu semester dirancang untuk memastikan keseimbangan antara teori dan praktik, serta memenuhi target IKU 7.
Case Method (35%) dan Team-Based Project (25%) menjadi dua pilar utama aktivitas kolaboratif, yang bersama-sama mencapai 60% dari total aktivitas dalam kajian hadis.
| Aktivitas |
Persentase |
|
Case Method
studi kasus sanad, matan, & syarah
|
35% |
|
Team-Based Project
proyek riset & dakwah kolaboratif berbasis hadis
|
25% |
|
Diskusi & Kolaborasi
kelompok & lintas kelompok
|
20% |
|
Presentasi & Seminar
komunikasi ilmiah & dakwah
|
10% |
|
Refleksi & Peer Assessment
evaluasi & umpan balik
|
10% |
| Total |
100% |
Case Method + TBP = 60% โ Memenuhi IKU 7
Total Pembelajaran Kolaboratif = 100%
dengan 60% berupa Case Method dan Team-Based Project โ memenuhi indikator IKU 7
๐ Keunggulan Implementasi IKU 7
- โข Berbasis Hadis โ mahasiswa belajar melalui kajian langsung terhadap sanad, matan, dan syarah hadis.
- โข Kolaborasi intensif โ melatih kemampuan kerja sama tim dan komunikasi dakwah berbasis hadis.
- โข Portofolio karya โ produk kreatif menjadi bukti capaian yang konkret dalam studi hadis.
- โข Relevansi dakwah digital โ keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.
๐ Monitoring dan Evaluasi
- โข Laporan kemajuan โ dosen memantau perkembangan proyek kajian hadis secara berkala.
- โข Peer & self assessment โ mahasiswa mengevaluasi kontribusi diri dan tim dalam kritik sanad dan matan.
- โข Umpan balik berkelanjutan โ perbaikan dilakukan selama proses pembelajaran hadis.
- โข Evaluasi akhir โ penilaian capaian IKU 7 berdasarkan luaran dan partisipasi dalam kajian hadis.