โ† Kembali ke Beranda
14

Daftar Referensi

Daftar referensi mata kuliah Pengantar Ilmu Hadis disusun untuk memberikan landasan teoretis dan metodologis yang kokoh bagi mahasiswa dalam memahami, mengkaji, dan mengkritisi hadis Nabi. Referensi ini mencakup kitab-kitab hadis klasik yang menjadi fondasi keilmuan ulumul hadis dan syarah, buku-buku kontemporer yang mengintegrasikan pendekatan modern dalam studi hadis, serta jurnal-jurnal ilmiah terindeks yang menyajikan hasil penelitian terkini dalam bidang ulumul hadis dan kritik sanad-matan.

Seluruh referensi dipilih berdasarkan relevansi, otoritas, dan aktualitas, sehingga mahasiswa dapat mengakses sumber-sumber yang kredibel untuk memperkaya wawasan, mendukung tugas-tugas akademik, serta mengembangkan penelitian dan proyek kreatif berbasis hadis.

Daftar ini terbagi menjadi tiga kategori utama: Referensi Utama yang wajib dijadikan rujukan inti selama perkuliahan, Referensi Pendukung yang dapat digunakan untuk memperluas perspektif, dan Sumber Digital & Platform untuk akses cepat dan praktis.

๐Ÿ“• Referensi Utama โ€” Kitab Hadis & Ulumul Hadis (8 kitab)
  • 1 Al-Bukhari, Muhammad ibn Isma'il. Shahih al-Bukhari (9 Jilid). Beirut: Dar al-Tuq al-Najah, 2010. Kitab hadis paling sahih dan menjadi rujukan utama dalam kajian hadis, mencakup seluruh aspek keislaman dengan sanad dan matan yang sangat selektif.
  • 2 Muslim ibn al-Hajjaj. Shahih Muslim (8 Jilid). Beirut: Dar al-Tayyibah, 2015. Kitab hadis kedua setelah Shahih al-Bukhari, dengan sistematika yang sangat rapi dan menjadi rujukan utama dalam kajian ulumul hadis dan fiqh.
  • 3 Abu Dawud, Sulaiman ibn al-Ash'ath. Sunan Abi Dawud (5 Jilid). Beirut: Dar al-Fikr, 2012. Kitab sunan yang memuat hadis-hadis hukum, menjadi rujukan penting bagi para fuqaha dan pengkaji hadis ahkam.
  • 4 Al-Tirmidhi, Muhammad ibn 'Isa. Sunan al-Tirmidhi (6 Jilid). Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 2013. Kitab sunan yang dilengkapi dengan penilaian kualitas hadis dan perbedaan pendapat ulama, sangat berharga untuk studi kritik hadis.
  • 5 Ibn Hajar al-Asqalani. Fath al-Bari fi Syarh Shahih al-Bukhari (15 Jilid). Beirut: Dar al-Ma'rifah, 2016. Syarah (penjelasan) paling monumental terhadap Shahih al-Bukhari, menjadi rujukan utama dalam memahami matan dan konteks hadis.
  • 6 Al-Nawawi, Yahya ibn Sharaf. Syarh Shahih Muslim (10 Jilid). Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 2014. Syarah yang sangat terkenal terhadap Shahih Muslim, menggabungkan analisis bahasa, fiqh, dan ulumul hadis secara mendalam.
  • 7 Ibn al-Salah, Utsman ibn Abd al-Rahman. Muqaddimah Ibn al-Salah (1 Jilid). Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 2018. Kitab klasik yang menjadi fondasi utama dalam ilmu ulumul hadis, membahas secara komprehensif terminologi, metodologi, dan kritik hadis.
  • 8 Al-Dhahabi, Shams al-Din. Tadhib al-Kamal fi Asma' al-Rijal (35 Jilid). Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 2010. Ensiklopedia biografi perawi hadis yang menjadi rujukan utama dalam ilmu jarh wa ta'dil dan kritik sanad.
๐Ÿ“š Referensi Utama โ€” Buku Kontemporer (4 buku)
  • 9 Azami, Muhammad Mustafa. Studies in Hadith Methodology and Literature. Indianapolis: American Trust Publications, 2017. Buku klasik kontemporer yang mengupas metodologi kritik hadis dan sejarah perkembangannya dengan pendekatan akademik modern.
  • 10 Juynboll, G.H.A. Naskah, Sanad, dan Matan: Pendekatan Baru dalam Studi Hadis. Yogyakarta: IRCiSoD, 2019. Buku yang menawarkan pendekatan kritis dan interdisipliner dalam studi sanad dan matan, membuka wawasan baru bagi mahasiswa dalam mengkaji hadis.
  • 11 Al-Khatib al-Baghdadi. Al-Kifayah fi 'Ilm al-Riwayah. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 2016. Kitab klasik yang membahas etika dan metodologi periwayatan hadis, menjadi rujukan penting dalam memahami adab dan kaidah riwayah.
  • 12 Ismail, M. Syuhudi. Metodologi Penelitian Hadis. Jakarta: Bulan Bintang, 2015. Buku yang mengupas berbagai metode penelitian hadis dari klasik hingga modern, dengan contoh aplikasi yang praktis dalam konteks Indonesia.
๐Ÿ“„ Referensi Utama โ€” Jurnal Ilmiah (4 jurnal)
  • 13 Jurnal Studi Hadis Nusantara โ€” Diterbitkan oleh Pusat Studi Hadis UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Jurnal nasional terakreditasi SINTA yang fokus pada kajian hadis, ulumul hadis, dan kritik sanad-matan dengan pendekatan interdisipliner.
  • 14 Journal of Hadith Studies (JHS) โ€” Terindeks Scopus, penerbit Islamic Research Institute. Jurnal internasional terkemuka yang mempublikasikan riset tentang hadis, syarah, dan studi Islam dari berbagai perspektif.
  • 15 Jurnal Ilmu Hadis dan Pemikiran Islam โ€” Diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Hadis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Jurnal yang memuat kajian tentang hadis, metodologi kritik, dan pemikiran Islam kontemporer berbasis hadis.
  • 16 Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam โ€” Diterbitkan oleh IAIN Ponorogo. Jurnal yang menyajikan kajian tentang pemikiran Islam, termasuk hadis, ulumul hadis, dan isu-isu kontemporer dalam studi hadis.
๐Ÿ”— Referensi Pendukung (sumber daring & artikel tambahan)
  • 1 Ensiklopedia Hadis Online โ€” Proyek digital yang memuat ensiklopedia tematik hadis, mencakup sanad, matan, syarah, dan kajian ilmiah tentang berbagai topik dalam hadis Nabi.
  • 2 Studi Tematik Hadis โ€” Kumpulan artikel dan kajian tematik dari Kementerian Agama RI dan para ulama Indonesia yang membahas isu-isu kontemporer dalam hadis.
  • 3 Aplikasi Hadis Digital dan Ensiklopedia โ€” Berbagai aplikasi seperti Lidwa Pustaka, Dorar.net, Hadis & Syarah, dan Kutub al-Tis'ah yang menyediakan akses cepat ke teks hadis, syarah, dan terjemahan dalam berbagai bahasa.
  • 4 Maktabah Syamilah dan Perpustakaan Digital โ€” Sumber digital yang memuat ribuan kitab klasik dan modern tentang ulumul hadis, syarah, dan studi Islam, dapat diakses melalui Maktabah Syamilah dan al-Islam.org.
  • 5 Proceeding Seminar & Konferensi โ€” Makalah dari Annual International Conference on Hadith Studies, Seminar Nasional Hadis dan Ulumul Hadis, dan forum ilmiah lainnya yang membahas isu-isu aktual dalam studi hadis.
  • 6 Buku Pendukung Tambahan โ€” Ulumul Hadis (M. Hasbi Ash-Shiddieqy), Pendekatan Semantik dalam Hadis (M. Dawam Rahardjo), dan Metodologi Kritik Hadis (M. Syuhudi Ismail).
๐ŸŒ Sumber Digital & Platform (akses online)
  • 1 Lidwa Pustaka โ€” Aplikasi dan website yang menyediakan akses ke 9 kitab hadis induk (Kutub al-Tis'ah) dengan fitur pencarian dan terjemahan.
  • 2 Dorar.net / Ensiklopedia Hadis โ€” Platform yang menyediakan berbagai kitab hadis klasik dan modern dalam bentuk digital dengan sistem pencarian yang canggih.
  • 3 Hadith Corpus (Corpus.hadith.com) โ€” Basis data linguistik dan sanad hadis dengan analisis sintaksis, morfologi, dan semantik teks hadis.
  • 4 Portal Garuda โ€” Pencarian jurnal nasional terakreditasi tentang studi hadis dan Islam.
  • 5 Google Scholar โ€” Pencarian referensi ilmiah dan artikel tentang ulumul hadis dan kritik sanad-matan.
๐Ÿ“Œ Cara Menggunakan Referensi Utama
  • โ€ข Kitab hadis induk โ€” dibaca secara bertahap sesuai dengan topik perkuliahan, dijadikan rujukan utama dalam makalah, artikel, dan presentasi tentang sanad dan matan.
  • โ€ข Kitab ulumul hadis โ€” digunakan untuk memahami metodologi dan pendekatan dalam mengkaji hadis, serta menjadi landasan teoretis dalam penelitian kritik hadis.
  • โ€ข Buku kontemporer โ€” memberikan wawasan tentang aplikasi hadis dalam konteks kekinian dan isu-isu modern seperti moderasi beragama dan sains.
๐Ÿ” Pemanfaatan Sumber Digital
  • โ€ข Platform digital โ€” digunakan untuk akses cepat ke teks hadis, syarah, dan terjemahan dalam berbagai bahasa (Lidwa, Dorar.net).
  • โ€ข Aplikasi kajian โ€” membantu mahasiswa dalam menganalisis sanad, memahami matan, dan melakukan riset tematik hadis.
  • โ€ข Jurnal ilmiah โ€” memperkaya wawasan melalui penelitian mutakhir dan diskusi akademik tentang hadis dan ulumul hadis.

๐Ÿ“Œ Etika Sitasi dan Penggunaan Referensi:

  • โ€ข Mahasiswa diwajibkan untuk mencantumkan sumber referensi secara lengkap dan sesuai dengan gaya sitasi yang ditentukan (misalnya APA, MLA, atau Chicago) dalam setiap tugas makalah, artikel, dan proyek kajian hadis.
  • โ€ข Penggunaan referensi yang tepat dan beragam (kitab klasik, buku kontemporer, jurnal, dan sumber digital) akan meningkatkan kualitas akademik dan kredibilitas karya ilmiah mahasiswa di bidang hadis.
  • โ€ข Plagiarisme dalam bentuk apapun tidak ditoleransi. Mahasiswa diharapkan mengutip dengan benar dan menggunakan alat manajemen referensi seperti Zotero atau Mendeley untuk membantu proses sitasi.
โ€ข 16 referensi utama ยท 4 jurnal ยท 6 sumber pendukung ยท 5 platform digital โ€ข