Pemetaan assessment merupakan bagian integral dari pendekatan Outcome-Based Education (OBE) yang memastikan bahwa setiap Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) diukur dengan instrumen penilaian yang tepat dan sesuai dengan karakteristik kompetensi yang ingin dicapai. Matriks berikut menunjukkan hubungan antara CPMK, instrumen penilaian, dan bentuk penilaian yang digunakan sepanjang satu semester dalam mata kuliah Pengantar Ilmu Hadis.
Prinsip constructive alignment menjadi landasan utama dalam pemetaan ini, di mana strategi pembelajaran, pengalaman belajar, dan asesmen dirancang secara selaras untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dalam kajian ulumul hadis. Setiap CPMK memiliki setidaknya satu instrumen penilaian formatif (untuk memantau kemajuan) dan satu instrumen penilaian sumatif (untuk mengevaluasi pencapaian akhir), sehingga diperoleh gambaran yang komprehensif tentang capaian pembelajaran mahasiswa.
| CPMK | Instrumen Penilaian | Bentuk Penilaian |
|---|---|---|
| CPMK-1 Memahami konsep dasar Ulumul Hadis |
Kuis (formatif)
Makalah Analisis Sanad
UTS (sumatif)
|
Tes Tertulis
Penugasan (Makalah)
Tes Tertulis
|
| CPMK-2 Menganalisis cabang ulumul hadis |
Studi Kasus 'Ilal Hadis
Portofolio (formatif)
Presentasi Kelompok
|
Portofolio
Laporan Analisis
Unjuk Kerja
|
| CPMK-3 Mengevaluasi metode kritik hadis |
Debat Akademik
Artikel Ilmiah
Seminar (sumatif)
|
Produk (Artikel)
Unjuk Kerja
Produk (Seminar)
|
| CPMK-4 Menghasilkan karya/proyek dakwah berbasis hadis |
Project (Media Dakwah)
Presentasi Proyek (sumatif)
|
Produk
Produk (Presentasi)
|
| Semua CPMK Materi Pertemuan 1–7 |
UTS
|
Tes Tertulis
|
| Semua CPMK Seluruh Materi Semester |
UAS
|
Tes / Presentasi
|
📌 Prinsip Constructive Alignment: