Kembali ke Beranda
11

Pemetaan Assessment

Pemetaan assessment merupakan bagian integral dari pendekatan Outcome-Based Education (OBE) yang memastikan bahwa setiap Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) diukur dengan instrumen penilaian yang tepat dan sesuai dengan karakteristik kompetensi yang ingin dicapai. Matriks berikut menunjukkan hubungan antara CPMK, instrumen penilaian, dan bentuk penilaian yang digunakan sepanjang satu semester dalam mata kuliah Pengantar Ilmu Hadis.

Prinsip constructive alignment menjadi landasan utama dalam pemetaan ini, di mana strategi pembelajaran, pengalaman belajar, dan asesmen dirancang secara selaras untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dalam kajian ulumul hadis. Setiap CPMK memiliki setidaknya satu instrumen penilaian formatif (untuk memantau kemajuan) dan satu instrumen penilaian sumatif (untuk mengevaluasi pencapaian akhir), sehingga diperoleh gambaran yang komprehensif tentang capaian pembelajaran mahasiswa.

CPMK Instrumen Penilaian Bentuk Penilaian
CPMK-1 Memahami konsep dasar Ulumul Hadis
Kuis (formatif) Makalah Analisis Sanad UTS (sumatif)
Tes Tertulis Penugasan (Makalah) Tes Tertulis
CPMK-2 Menganalisis cabang ulumul hadis
Studi Kasus 'Ilal Hadis Portofolio (formatif) Presentasi Kelompok
Portofolio Laporan Analisis Unjuk Kerja
CPMK-3 Mengevaluasi metode kritik hadis
Debat Akademik Artikel Ilmiah Seminar (sumatif)
Produk (Artikel) Unjuk Kerja Produk (Seminar)
CPMK-4 Menghasilkan karya/proyek dakwah berbasis hadis
Project (Media Dakwah) Presentasi Proyek (sumatif)
Produk Produk (Presentasi)
Semua CPMK Materi Pertemuan 1–7
UTS
Tes Tertulis
Semua CPMK Seluruh Materi Semester
UAS
Tes / Presentasi
Instrumen Utama (Formatif & Sumatif) Bentuk Penilaian 4 CPMK · 1 UTS · 1 UAS
📝 Penilaian Formatif
  • Kuis — mengukur pemahaman konsep dasar Ulumul Hadis
  • Portofolio — memantau kemajuan analisis sanad, matan, dan 'ilal hadis
  • Diskusi & Partisipasi — menilai keterlibatan aktif dalam debat dan seminar hadis
Dilaksanakan sepanjang semester untuk perbaikan berkelanjutan
📊 Penilaian Sumatif
  • UTS — mengevaluasi capaian 7 pertemuan pertama tentang sejarah dan dasar ulumul hadis
  • UAS — mengevaluasi capaian seluruh semester termasuk kritik sanad dan matan
  • Project & Seminar — mengukur kemampuan kreasi dan evaluasi dalam kajian hadis
Dilaksanakan pada akhir periode untuk menentukan capaian akhir

📌 Prinsip Constructive Alignment:

  • • Setiap instrumen penilaian dirancang secara spesifik untuk mengukur indikator ketercapaian CPMK yang telah ditetapkan. Misalnya, Studi Kasus 'Ilal Hadis dirancang untuk mengukur kemampuan analisis (CPMK-2), sedangkan Project Media Dakwah dirancang untuk mengukur kemampuan kreasi (CPMK-4).
  • Bentuk penilaian bervariasi untuk mengakomodasi beragam jenis kecerdasan dan gaya belajar mahasiswa, mulai dari tes tertulis (untuk mengukur pengetahuan), penugasan makalah (untuk mengukur analisis), hingga produk dan unjuk kerja (untuk mengukur keterampilan praktis dalam kritik hadis).
  • • Kombinasi penilaian formatif dan sumatif memungkinkan dosen untuk memantau kemajuan mahasiswa secara berkala (formatif) sekaligus mengevaluasi capaian akhir (sumatif), sehingga dapat dilakukan intervensi dini jika diperlukan.
OBE · Constructive Alignment · 4 CPMK · UTS · UAS