Tahap 2 dari 10

RPS Rencana Pembelajaran Semester

RPS adalah dokumen operasional yang menjabarkan CPL ke dalam rencana pembelajaran di tingkat mata kuliah. Pada tahap ini, CPL diturunkan menjadi CPMK dan Sub-CPMK yang terstruktur dan terukur.

Fase Plan
📄

Apa itu RPS?

Fungsi & Kedudukan RPS dalam OBE

RPS (Rencana Pembelajaran Semester) adalah dokumen perencanaan pembelajaran yang disusun untuk setiap mata kuliah. Dalam kerangka OBE, RPS berfungsi sebagai jembatan operasional antara CPL (Capaian Pembelajaran Lulusan) yang bersifat makro dengan kegiatan belajar mengajar di kelas yang bersifat mikro.

  • Turunan CPL: RPS memuat CPMK yang merupakan penjabaran langsung dari CPL yang dibebankan pada mata kuliah tersebut.
  • Panduan Dosen: Menjadi acuan bagi dosen dalam merancang metode, strategi, dan bahan ajar yang tepat untuk mencapai CPMK.
  • Kesepakatan Awal: RPS disosialisasikan kepada mahasiswa di awal semester agar mereka memahami target capaian dan aturan pembelajaran.
  • Dokumen Evaluasi: RPS menjadi dasar untuk mengevaluasi ketercapaian pembelajaran di akhir semester serta bahan perbaikan pada siklus berikutnya.
  • Komponen Wajib: Memuat identitas mata kuliah, CPMK, Sub-CPMK, indikator, materi, strategi pembelajaran, media, penilaian, dan jadwal.

📌 Prinsip Penyusunan RPS: Berorientasi pada capaian (outcome-based), terukur, fleksibel, dan melibatkan umpan balik mahasiswa. RPS wajib direview dan diperbaiki setiap semester berdasarkan hasil evaluasi siklus CQI.

🔽

Penurunan CPL menjadi CPMK

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah

CPMK adalah capaian yang harus dikuasai mahasiswa setelah menyelesaikan satu mata kuliah. Proses penurunan CPL ke CPMK dilakukan dengan memetakan elemen-elemen CPL (sikap, pengetahuan, keterampilan umum, keterampilan khusus) ke dalam mata kuliah yang relevan.

  • Pemetaan Langsung: Setiap CPL dipecah menjadi beberapa CPMK yang mencerminkan kontribusi mata kuliah terhadap pencapaian CPL tersebut.
  • Kata Kerja Operasional: CPMK dirumuskan menggunakan kata kerja yang dapat diamati dan diukur (misal: menganalisis, merancang, mengevaluasi, menerapkan).
  • Taksonomi Bloom: Tingkat kesulitan CPMK disesuaikan dengan jenjang kognitif, afektif, dan psikomotorik yang diharapkan.
  • Keterkaitan Antar CPMK: CPMK dalam satu mata kuliah saling berhubungan dan mendukung satu sama lain untuk mencapai tujuan akhir mata kuliah.
  • Dokumentasi: Setiap CPMK dicantumkan dalam RPS beserta indikator dan bobotnya terhadap nilai akhir.

💡 Contoh Penurunan: CPL-KK1 (merancang sistem struktur) diturunkan menjadi CPMK “Mahasiswa mampu merancang struktur beton bertulang sederhana berdasarkan SNI” untuk mata kuliah Perencanaan Struktur Beton.

🧩

Penurunan CPMK menjadi Sub-CPMK & Indikator

Sub-Capaian & Indikator Ketercapaian

Sub-CPMK adalah pecahan dari CPMK yang lebih spesifik dan terukur, biasanya dikaitkan dengan satu atau beberapa pertemuan kuliah. Indikator adalah pernyataan perilaku yang dapat diobservasi sebagai bukti tercapainya Sub-CPMK.

  • Rincian Materi: Sub-CPMK menjadi dasar untuk menentukan topik dan subtopik materi perkuliahan setiap minggu.
  • Ketercapaian Bertahap: Sub-CPMK disusun secara berurutan dari yang paling mudah ke yang paling sulit, membangun kompetensi secara bertahap.
  • Indikator Terukur: Setiap Sub-CPMK dilengkapi dengan indikator yang jelas, misal: “Mahasiswa mampu menghitung momen lentur pada balok dengan benar” atau “Mahasiswa mampu menyusun laporan analisis kasus secara sistematis”.
  • Pembelajaran Aktif: Sub-CPMK mendorong dosen untuk merancang aktivitas pembelajaran yang bervariasi (diskusi, simulasi, praktikum, studi kasus) untuk mencapai setiap indikator.
  • Asesmen Formatif: Indikator digunakan sebagai dasar untuk melakukan asesmen formatif (kuis, tugas kecil, observasi) sepanjang semester.

📋 Komponen Lengkap RPS: Setelah CPMK dan Sub-CPMK ditetapkan, RPS dilengkapi dengan:

  • Materi Pembelajaran — pokok bahasan dan sub-pokok bahasan.
  • Strategi & Metode — ceramah, diskusi, PBL, praktikum, dll.
  • Media & Sumber Belajar — bahan ajar, modul, LMS, video, referensi.
  • Asesmen & Bobot — komponen penilaian (tugas, kuis, UTS, UAS, proyek) dan persentase masing-masing.
  • Jadwal & Rincian Mingguan — kegiatan pembelajaran per minggu selama satu semester.
Sebelumnya Tahap 1 — Kurikulum OBE Lanjut ke Tahap 3 — Silabus