U · A · S
Ujian Akhir Semester (UAS) · Bab 16

Evaluasi Komprehensif Branding Reputasi PAI

Materi: Bab 1 s.d. 15 — Konsep Dasar, Reputasi, Diferensiasi, Service Excellence, Digital Branding, Media Sosial, Krisis, Prestasi, Stakeholder, Legalitas, Tren Masa Depan, Evaluasi, Penyusunan Program, hingga Presentasi Proyek

Dr. Supriadi, S.Ag., M.Pd · FTIK UIN Bukittinggi

📋PG HOTS: 20 × 5
✍️Essay: 5 × 20
🏆Total: 200
⏱️120 Menit
Skor Akhir 0
📋 PG 0
✍️ Essay 0
Progress 0%
0 / 25 dijawab

📌 Identitas Mahasiswa

⚠️ Perhatian UAS: Soal bersifat HOTS (Higher Order Thinking Skills) berbasis narasi kasus/teori. Baca setiap konteks dengan teliti sebelum menjawab. Isi Nama dan NIM terlebih dahulu.
📋

Bagian A: Pilihan Ganda HOTS

20 soal · skor 5/soal · total 100 poin
SOAL 01PG · 5 POINC5 · Evaluasi
📖 KASUS
Madrasah Al-Falah gencar melakukan kampanye digital dengan tagline "Pelayanan Prima & Akhlak Mulia". Namun, survei internal menunjukkan 65% wali murid mengeluhkan administrasi yang lambat, guru yang sering tidak masuk tanpa kabar, dan fasilitas yang tidak terawat. Jumlah pendaftar baru menurun 30% dalam dua tahun terakhir.

Berdasarkan konsep branding dan service excellence, evaluasi paling tepat terhadap kasus ini adalah...

SOAL 02PG · 5 POINC4 · Analisis
📖 TEORI
Mayer, Davis & Schoorman (1995) merumuskan bahwa trust dibangun atas tiga pilar: Kompetensi, Integritas, dan Kepedulian. Dalam konteks lembaga pendidikan Islam, ketiga pilar ini harus dipadukan dengan dimensi vertikal (kepercayaan kepada Allah sebagai pemilik amanah).

Sebuah pesantren memiliki guru-guru bersertifikasi internasional (kompetensi tinggi) dan program tahfidz unggulan. Namun, yayasan diketahui melakukan mark-up biaya pembangunan asrama dan tidak transparan dalam laporan keuangan. Analisis yang paling tepat berdasarkan teori trust adalah...

SOAL 03PG · 5 POINC5 · Evaluasi
📖 KASUS
Seorang guru PAI di sebuah madrasah unggulan dikenal santun, disiplin, dan disukai siswa di lingkungan sekolah. Namun, di akun TikTok pribadinya, ia sering membuat konten yang mengkritik keras kebijakan pemerintah dengan bahasa kasar, membagikan hoaks, dan terlibat perdebatan panas dengan netizen. Seorang wali murid menemukan akun tersebut dan menyebarkannya ke grup WhatsApp orang tua.

Berdasarkan konsep digital footprint paradox dan prinsip brand ambassador, analisis dampak dan solusi paling tepat untuk kasus ini adalah...

SOAL 04PG · 5 POINC4 · Analisis
📖 KASUS
Sebuah lembaga PAI mengklaim memiliki "Website Modern dengan SEO Terdepan". Setelah diaudit oleh tim IT, ditemukan fakta: website load dalam 8 detik, tidak responsif di mobile, title tag berisi 150 karakter, tidak ada meta description, gambar tanpa alt text, dan konten duplikat dari website lain.

Evaluasi paling tepat terhadap klaim "SEO Terdepan" lembaga tersebut adalah...

SOAL 05PG · 5 POINC5 · Evaluasi
📖 KASUS
Tim media sosial sebuah pesantren ingin membuat konten short video viral di TikTok. Mereka mengusulkan beberapa ide: (1) video santri menari dengan musik keras, (2) video ustadz berceramah dengan bahasa kasar mengkritik kelompok lain, (3) video "Day in My Life as Santri" dengan narasi inspiratif dan nasheed halal, (4) video challenge berbahaya yang bisa ditiru siswa lain.

Ide konten yang paling sesuai dengan prinsip konten HALAL dan memiliki potensi viral positif untuk branding PAI adalah...

SOAL 06PG · 5 POINC4 · Analisis
📖 KASUS
Sebuah video viral di media sosial menunjukkan seorang ustadz di pesantren X memukul santri dengan alasan "disiplin". Video tersebut telah ditonton 2 juta kali dalam 24 jam. Media massa mulai memberitakan. Orang tua murid menuntut penjelasan. Tagar #BoikotPesantrenX trending di Twitter.

Berdasarkan protokol penanganan krisis dan konsep tabayyun publik, langkah paling tepat yang harus dilakukan pesantren dalam 24 jam pertama adalah...

SOAL 07PG · 5 POINC5 · Evaluasi
📖 KASUS
Sebuah madrasah memiliki program unggulan tahfidz yang sangat kuat, menghasilkan puluhan hafidz setiap tahun. Namun, kurikulum umum (matematika, sains, bahasa) sangat lemah. Lulusannya hafal 30 juz Al-Qur'an tetapi tidak mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi umum karena kekurangan dasar akademik. Orang tua mulai mengeluh dan beberapa menarik anaknya.

Evaluasi terhadap keseimbangan branding madrasah tersebut berdasarkan konsep integrasi kurikulum adalah...

SOAL 08PG · 5 POINC4 · Analisis
📖 KASUS
Sebuah UIN memiliki ribuan alumni yang sukses di berbagai bidang (pemerintahan, bisnis, akademisi). Namun, tingkat donasi alumni sangat rendah, mereka jarang menghadiri acara reuni, dan tidak merasa terikat secara emosional dengan almamater. Mereka menganggap masa kuliah hanya sebagai "transaksi" untuk mendapatkan ijazah.

Analisis paling tepat terhadap fenomena ini berdasarkan konsep ekosistem alumni adalah...

SOAL 09PG · 5 POINC5 · Evaluasi
📖 KASUS
Sebuah yayasan pendidikan Islam memutuskan untuk membuka 5 cabang madrasah baru dalam waktu 1 tahun tanpa menyusun Rencana Induk Pengembangan (RIP), tanpa analisis kelayakan pasar, dan dengan struktur organisasi yang tumpang tindih. Keputusan ini diambil berdasarkan "firasat" ketua yayasan semata.

Evaluasi terhadap keputusan strategis ini berdasarkan prinsip perencanaan berkelanjutan dan tata kelola adalah...

SOAL 10PG · 5 POINC4 · Analisis
📖 TEORI
Dalam mengadopsi teknologi AI untuk pembelajaran PAI, sebuah lembaga memutuskan untuk menggunakan chatbot AI yang memberikan jawaban fiqh secara otomatis tanpa validasi dari ulama atau sumber yang mu'tabar, dengan alasan efisiensi dan modernitas.

Tindakan ini bertentangan dengan prinsip AMANA dalam implementasi AI Islami, khususnya pada aspek...

SOAL 11PG · 5 POINC4 · Analisis
📖 KASUS
Hasil survei Net Promoter Score (NPS) di sebuah sekolah Islam menunjukkan: 20% Promotor, 30% Pasif, dan 50% Detraktor.

Berdasarkan data tersebut, berapakah skor NPS lembaga tersebut dan bagaimana interpretasinya?

SOAL 12PG · 5 POINC5 · Evaluasi
📖 KASUS
Dalam penyusunan program branding, sebuah madrasah menetapkan tujuan: "Meningkatkan reputasi dan membuat sekolah ini terkenal di seluruh Indonesia dalam waktu dekat."

Evaluasi terhadap tujuan tersebut berdasarkan prinsip SMART adalah...

SOAL 13PG · 5 POINC4 · Analisis
📖 KASUS
Seorang mahasiswa mempresentasikan proposal branding dengan slide yang berisi paragraf teks padat (font ukuran 12), tanpa gambar, tanpa grafik, dan ia membaca seluruh isi slide secara monoton tanpa kontak mata dengan audiens.

Berdasarkan prinsip presentasi efektif dan teori Albert Mehrabian, kelemahan utama presentasi ini adalah...

SOAL 14PG · 5 POINC5 · Evaluasi
📖 TEORI
Dalam analisis SWOT, seorang perencana branding mengategorikan "Tren peningkatan minat orang tua terhadap pendidikan karakter Islami" sebagai Strength (Kekuatan) internal lembaga.

Evaluasi terhadap kategorisasi ini dan koreksi yang tepat adalah...

SOAL 15PG · 5 POINC4 · Analisis
📖 KASUS
Sebuah pesantren menerapkan prinsip "Minim Personil namun Kaya Fungsi". Namun, implementasinya adalah 1 orang staf ditugaskan mengerjakan 5 peran berbeda (humas, admin, IT, keuangan, perpustakaan) secara manual tanpa bantuan sistem digital, bekerja 12 jam sehari, dan sering mengalami burnout.

Analisis terhadap implementasi prinsip ini adalah...

SOAL 16PG · 5 POINC5 · Evaluasi
📖 TEORI
Dalam model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product), sebuah lembaga hanya melakukan evaluasi di akhir tahun ajaran dengan melihat hasil nilai ujian dan jumlah siswa baru (Product), tanpa mengevaluasi konteks, kelayakan input, atau kualitas proses pembelajaran.

Keterbatasan utama dari pendekatan evaluasi ini adalah...

SOAL 17PG · 5 POINC4 · Analisis
📖 KASUS
Dalam pitch deck presentasi proyek branding, seorang presenter langsung melompat ke "Solusi" dan "Permintaan Anggaran" tanpa terlebih dahulu menjelaskan "Masalah" yang dihadapi atau memberikan "Hook" yang menarik.

Dampak dari struktur presentasi yang melompati tahapan ini adalah...

SOAL 18PG · 5 POINC5 · Evaluasi
📖 KASUS
Sebuah lembaga PAI ingin mempublikasikan hasil proyek brandingnya. Tim memilih untuk hanya mempublikasikannya di grup WhatsApp internal sekolah, tanpa menerbitkannya di jurnal, media massa, atau platform digital publik, dengan alasan "agar tidak sombong".

Evaluasi terhadap keputusan publikasi ini berdasarkan prinsip dokumentasi dan publikasi adalah...

SOAL 19PG · 5 POINC4 · Analisis
📖 TEORI
Dalam strategi crisis communication (SCCT), terdapat beberapa model respon: Deny, Diminish, Rebuild, Sustain, dan Bolster.

Jika sebuah lembaga pendidikan terbukti secara hukum dan faktual telah melakukan penyelewengan keuangan, model respon SCCT yang paling tepat dan etis untuk memulihkan reputasi jangka panjang adalah...

SOAL 20PG · 5 POINC6 · Mencipta
📖 KASUS
Anda ditugaskan merancang program branding untuk sebuah madrasah yang baru berdiri, dengan anggaran terbatas, namun ingin membangun reputasi yang kuat di komunitas lokal dalam 1 tahun pertama.

Strategi paling efektif dan realistis yang mengintegrasikan konsep goodwill, service excellence, dan low-cost branding adalah...

✍️

Bagian B: Essay HOTS

5 soal · skor 20/soal · total 100 poin
SOAL 21ESSAY · 20 POINC4 · Analisis

Analisis sebuah kasus krisis reputasi hipotetis (misalnya: dugaan bullying sistemik atau penyelewengan keuangan) di sebuah lembaga PAI menggunakan protokol penanganan krisis 6 fase dan konsep tabayyun publik! Jelaskan tindakan konkret yang harus diambil di setiap fase!

💡Poin kunci: 6 fase (Deteksi, Investigasi, Respon Awal, Komunikasi Berkelanjutan, Resolusi, Pemulihan), penerapan tabayyun (verifikasi fakta internal sebelum pernyataan publik), empati kepada korban, transparansi proses, dan prinsip qaulan sadida (perkataan benar) dalam komunikasi krisis.
SOAL 22ESSAY · 20 POINC5 · Evaluasi

Evaluasi efektivitas strategi digital branding sebuah pesantren yang memiliki followers media sosial sangat tinggi (100K+) dan engagement rate bagus, namun tingkat konversi pendaftaran siswa baru sangat rendah dan website-nya tidak SEO-friendly. Gunakan konsep funnel AIDA dan ROI marketing dalam analisis Anda!

💡Poin kunci: Analisis kegagalan di tahap Desire & Action (AIDA), metrik vanity (followers) vs metrik konversi, pentingnya website sebagai landing page yang teroptimasi SEO untuk menangkap leads, perhitungan ROI yang sesungguhnya bukan sekadar likes, dan rekomendasi perbaikan (CTA yang jelas, user experience website).
SOAL 23ESSAY · 20 POINC6 · Mencipta

Rancanglah program "Ikatan Batin" (Emotional Bonding) untuk alumni sebuah UIN yang baru berdiri 10 tahun! Sertakan strategi konkret untuk 4 fase (Fondasi, Transisi, Penguatan, Warisan) beserta mekanisme pendanaan berkelanjutan (wakaf/alumni giving) yang sesuai syariah!

💡Poin kunci: Fase Fondasi (database & komunikasi rutin sejak mahasiswa), Transisi (career center & mentoring pasca-lulus), Penguatan (reuni, pengakuan prestasi, peran sebagai mentor), Warisan (dewan penasihat, wakaf produktif, beasiswa abadi). Integrasi nilai ukhuwah dan amal jariyah.
SOAL 24ESSAY · 20 POINC5 · Evaluasi

Bandingkan penerapan prinsip "Minim Personil namun Kaya Fungsi" dalam SOTK dengan realitas di lapangan yang sering kali berujung pada burnout staf. Rancanglah solusi integrasi teknologi (AI/Automasi) dan SOP untuk mencapai prinsip ini secara etis tanpa melanggar prinsip itqan (profesionalisme) dan keadilan!

💡Poin kunci: Kritik terhadap "minim personil" yang disalahartikan sebagai "eksploitasi", peran teknologi (CRM, LMS, chatbot admin, otomasi laporan) untuk mengurangi beban administratif, pentingnya SOP yang jelas, pelatihan SDM, dan prinsip itqan (Allah mencintai pekerjaan yang dilakukan dengan profesional/tertib).
SOAL 25ESSAY · 20 POINC6 · Mencipta

Susunlah struktur pitch deck (8 slide) dan alur storytelling arc untuk mempresentasikan proposal "Branding PAI Berbasis Metaverse & Hybrid Learning" kepada dewan yayasan yang konservatif! Sertakan argumen syariah yang kuat untuk meyakinkan mereka!

💡Poin kunci: 8 slide (Hook, Problem, Solution, Value, Proof, Team, Ask, Close), storytelling arc (Exposition hingga Resolution), argumen syariah (teknologi sebagai wasilah/alat, prinsip maslahah, adaptasi zaman tanpa mengubah prinsip, QS. Ar-Ra'd: 11 tentang perubahan), antisipasi kekhawatiran dewan (validasi konten, batasan aurat, dsb).
🎓

Ujian Akhir Semester Selesai!

Selamat! Anda telah menyelesaikan evaluasi komprehensif mata kuliah Branding Reputasi PAI.

0
Skor Akhir dari 200
0📋 PG (/100)
0✍️ Essay (/100)
0✅ Benar
0❌ Salah